Kamis, 12 September 2013

iPhone 5S akan menggunakan proccessor 64bit


iphone-5S“World first and only smartphone with 64-bit processor”. Itulah ungkapan bangga Phil Schiller (Senior Vice President Apple) saat memperkenalkan “mesin” dari produk terbaru Apple, iPhone 5S. Schiller juga mengungkapkan bagaimana Apple A7—nama resmi dari prosesor tersebut—akan memiliki performa 2X lipat lebih baik dibanding A6 yang digunakan iPhone 5.
Klaim yang dikemukakan Schiller memang benar. Saat ini, tidak ada smartphone yang menggunakan prosesor jenis 64 bit—semuanya menggunakan prosesor 32 bit. Namun yang mungkin perlu diketahui, apa itu prosesor 64 bit dan bagaimana efeknya terhadap performa.

Ibarat Loker
Istilah 32 dan 64-bit di prosesor menunjukkan lebarnya register, semacam sistem penyimpanan di dalam prosesor. Angka itu juga menunjukkan kapasitas memori yang bisa dipasangkan dengan prosesor tersebut.
Agar lebih mudah, analoginya seperti ini. Bayangkan diri Anda seorang petugas loker di sebuah kolam renang. Sistem yang digunakan kolam renang tersebut adalah “loker-32 bit”. Artinya Anda bisa melayani 32 tas dalam sekali jalan dari meja penerimaan ke loker. Loker-32 bit berarti juga Anda memiliki 232 loker (sama dengan 4 giga loker) yang tersedia untuk pengunjung kolam renang.
Apakah itu cukup? Tergantung. Jika pengunjung hanya sedikit dan cuma cuma menitipkan 4-5 tas, sistem ini sudah memadai. Hanya, akan terjadi penurunan kecepatan jika satu pengunjung menitipkan 33 tas sekaligus. Soalnya Anda harus dua kali jalan untuk menyimpan 33 tas tersebut (32 tas di siklus pertama dan 1 tas di siklus kedua). Kecepatan semakin turun lagi jika ternyata ada lima pengunjung yang masing-masing menitipkan 40 tas.
Namun masalah terbesar dari sistem loker-32 bit ini adalah ketika pengunjung kolam renang sedang ramai-ramainya. Ada begitu banyak tas yang dititipkan sehingga 4 giga loker itu akan terisi semua. Alhasil, pengunjung yang baru datang terpaksa menunggu ada loker yang kosong.
Masalah ini akan teratasi ketika Anda kolam renang akhirnya menggunakan sistem loker 64-bit. Ada 264 loker (atau 16,8 juta terra loker) yang tersedia. Sebanyak-banyaknya pengunjung, mereka tidak harus menunggu akibat kehabisan tempat di loker. Anda pun bisa memproses 64 tas secara bersamaan sehingga kerjanya bisa lebih cepat.
Nah, seperti itulah kira-kira konsep prosesor 32 dan 64-bit. “Tas” atau blok data yang bisa diproses di meja penerimaan adalah register, sementara loker adalah memori sistem (dan berada di luar prosesor).
Secara teori, prosesor 64-bit memang menawarkan perbaikan kinerja, namun dengan syarat tertentu. Nah, syarat inilah yang justru tidak dimiliki Apple A7. Apa itu?
Memori Terbatas
Seperti kami ungkap di atas, prosesor 64-bit akan maksimal jika disandingkan dengan loker alias memori yang besar—dalam hal ini 4GB ke atas. Apakah Apple 5S memiliki memori sebesar itu? Sepertinya tidak. Belum ada angka resmi berapa memori iPhone 5S, namun sepertinya tidak jauh berbeda dengan iPhone 5 (1GB).
Apakah berarti fungsi 64-bit yang dimiliki prosesor Apple A7 menjadi percuma? Tidak juga. Seperti kami sebut di atas, fungsi 64-bit akan membuat Apple A7 memiliki kemampuan untuk menerima blok data (alias tas) yang lebih banyak. Kemampuan ini akan berpengaruh pada aplikasi kelas berat seperti Siri, game, atau pemindai sidik jari yang ada di iPhone 5S. Developer apps pun kini memiliki kesempatan untuk membuat aplikasi yang lebih rumit sekaligus canggih. Namun benar jika dibilang, performa Apple A7 menjadi tidak maksimal karena jumlah memori yang terbatas.
Intinya, prosesor 64-bit di iPhone 5S adalah langkah awal. Efeknya tidak akan terasa saat ini, namun di iPhone dan iPad generasi berikutnya. Seperti apa? Kita tunggu saja.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Choose Label

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani