Rabu, 11 September 2013

Waspada, Kutil bisa berbahaya



Jakarta,
Kutil merupakan salah satu kondisi kulit yang bisa muncul di bagian tubuh mana saja. Selain di kaki dan lengan, penyakit yang disebabkan oleh adanya virus Human Papilloma Virus (HPV) ini nyatanya juga bisa tumbuh di kelamin dan bisa menimbulkan risiko kanker mulut rahim pada wanita dan kanker anal pada pria.

"Kutil yang berada di lengan atau kaki biasanya tidak berbahaya, yang berbahaya itu kalau kutilnya terdapat di kelamin yang nantinya disebut kutil kelamin," papar dr Abraham Arimuko, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin RSPAD Gatot Soebroto saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (11/9/2013).

Dilanjutkan oleh dr Abraham, kondisi kutil kelamin sangat mungkin mengenai mulut rahim dan menimbulkan risiko kanker mulut rahim pada wanita. Selain itu, penyakit ini juga perlu diwaspadai karena merupakan salah satu penyakit menular seksual.

Sependapat dengan dr Abraham, dr Eddy Karta, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin RSCM, juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, kutil sebenarnya tidak berbahaya sampai mengancam hidup, kecuali bila virus ini tumbuh dalam serviks atau leher rahim wanita.



"Tipe virus ini sangat berisiko tinggi dan bisa berkembang menjadi kanker. Tak hanya itu, perlu juga diketahui bahwa kutil itu menular baik ke diri sendiri atau orang lain," ungkap dr Eddy kepada detikHealth.

Namun faktanya kutil kelamin tak hanya patut diwaspadai oleh wanita, pria pun harus mengetahui apa bahayanya penyakit kulit ini. Beberapa para ahli mulai khawatir dengan HPV yang ada pada pria sebagai penyebab kanker anal. Ini karena HPV adalah infeksi menular yang paling umum di dunia dan mempengaruhi pria.

Dilansir dari Huffington Post, dalam studi yang melibatkan multi negara ditemukan bahwa 50 persen pria berusia 15 tahun ke atas telah terinfeksi HPV. Terlebih setiap tahun, sekitar 6 persen pria akan berkontraksi dengan infeksi baru yang berhubungan dengan HPV-16.

"Yang perlu diingat, kalau sudah tumbuh kutil segera konsultasi ke dokter, sebab kalau dibiarkan bisa menjadi tambah besar," ungkap Dr Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin RS Sanglah Denpasar, saat dihubungi oleh detikHealth.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Choose Label

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani